Jumlah Kehamilan di Kota Tanjungpinang Menurun Lima Tahun Terakhir, Bukti Sukses Program Kampung KB?
Pemerintah Kota Tanjungpinang sejak 2017 menetapkan empat Kampung Keluarga Berencana (KB). Meskipun belakangan nama kampung KB itu diubah nomenklaturnya menjadi Kampung Keluarga Berkualitas oleh Presiden Joko Widodo.
Keempat kampung KB tersebut adalah Kampung KB Dompak, Kampung Bugis, Kampung Bulang dan Tanjungpinang Barat.
Kampung KB ini sebagai percontohan untuk wilayah Kota Tanjungpinang. Secara umum, program KB juga gencar dikampanyekan di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang dengan selogan "dua anak cukup".
Lalu bagaimana korelasi penerapan program KB ini dengan penurunan jumlah kehamilan di Kota Tanjungpinang? Apakah jumlah kehamilan menurun?
Badan Pusat Ststistik(BPS) Kota Tanjungpinang merilis data kehamilan dalam lima tahun terkhir yakni 2016-2020. Data ini sebenarnya adalah data terbuka dan siapapun bisa melihat dan mengunduh di situs resmi Badan Pusat Statistik Kota Tanjungpinang.
Dari data yang dirilis, BPS Tanjungpinang mencatat tahun 2016 sebanyak 4.858 orang ibu hamil, kemudian menurun tajam pada 2017 menjadi sebanyak 4.576 orang ibu hamil, 2018 turun lagi menjadi 4.451 orang ibu hamil, 2019 sebanyak 4.349 dan 2020 kembali turun tajam menjadi 4.001 orang ibu hamil.
Tahun 2021 data belum dirilis ya, kan belum tutup tahun hehe...
Dari data statistik tersebut kita bisa melihat bahwa dalam lima tahun terkhir terjadi penurunan jumlah ibu hamil di Kota Gurindam ini.
Namun kita belum tahu pasti apakah ada korelasi dengan program Kampung KB yang dicanangkan di empat Kampung sebagaimana tersebut diatas? Perlu penelitian lebih lanjut. Dukung terus Bank Data Kepri untuk menulis dan meneliti.
Sumber data: https://tanjungpinangkota.bps.go.id/

Komentar
Posting Komentar